Ada sebuah frasa yang cukup familiar di telinga kita. Frasa itu bunyinya seperti ini: Hidup adalah sebuah pilihan. Sekilas, nampaknya frasa tersebut memiliki ambiguitas dalam pemahamannya. Sebab, jika kita membacanya setengah-setengah seolah-olah menunjukkan bahwa arti hidup, yaitu sebuah pilihan.
Tapi, mungkin maksud frasa itu begini. Dalam menjalani hidup ini kita diberi kebebasan untuk memilih jalan hidup yang akan kita tempuh. Nah, jalan yang kita pilih tentunya harus mencerminkan tujuan hidup yang akan kita capai. Jadi, sebelum kita menentukan jalan hidup, kita telah merumuskan tujuan hidup yang ingin kita capai terlebih dahulu.
Namun, ada satu bagian pada diri manusia yang tak terpisahkan yaitu hati (qolbu). Hati ini sifatnya selalu saja bolak-balik. Kadang ia berkata ya, kadang berkata tidak, dan terus seperti itu. Sehingga akan merusak irama jalan hidup yang kita telah pilih. Dalam hal ini, diperlukanlah yang namanya keteguhan hati.
Ya.. Keteguhan hati dalam melaksanakan segala aspek dari kehidupan ini..







